HATI-HATI DENGAN CINTA

Standard

Cinta … sebuah kata yang sudah sangat dipahami oleh semua orang. Sebuah perasaan yang dengannya seseorang mau melakukan segala sesuatu demi mencapai apa yang dia cintai tersebut. Namun hakekatnya, cinta tidaklah hanya terbatas pada hubungan antara dua orang insan, bahkan lebih dari itu. Segala ibadah yang kita lakukan, kesemuanya itu tidak akan dapat kita lakukan jika tidak ada rasa cinta kepada zat yang kita sembah, yaitu Alloh Ta’ala. Cinta adalah ruh penggerak yang mendorong seseorang beribadah, maka apabila cinta hilang, maka ibadah akan terasa hambar.
Islam merupakan agama yang sangat luas, bahkan hingga dalam permasalahan cinta inipun islam memberikan penjelasan serta batasan yang terang. Sehingga dengannya, diharapkan seorang muslim tidak tersesat oleh rasa cintanya tersebut.

Pembagian cinta
Cinta yang dapat memberikan manfaat bagi seorang hamba antara lain :
1. Cinta kepada Alloh
Yakni cinta yang menyebabkan merendahkan diri dan mengagungkan yang dicintainya tersebut serta menumbuhkan rasa taat untuk melaksanakan perintah dan menjauhi segala larangan yang dicintainya tersebut. Cinta seperti ini khusus untuk Alloh semata dan tidak boleh ditujukan kepada selainNya. Sebagaimana firman Alloh yang artinya, “Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. adapun orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa (pada hari kiamat), bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya (niscaya mereka menyesal).” (Al Baqaroh : 165). Pada ayat ini, Alloh menyatakan bahwa orang-orang kafir mencintai Alloh sekaligus mencintai sesembahan-sesembahan selain Alloh. Alloh mengkafirkan mereka karena mereka membagi rasa cinta mereka yang seharusnya khusus untuk kepada Alloh semata. Hal ini juga dikuatkan dengan firman Alloh yang artinya, “Demi Allah: sungguh kita dahulu (di dunia) dalam kesesatan yang nyata, Karena kita mempersamakan kamu dengan Tuhan semesta alam”. Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa.” (Asy Syu’ara : 97-99) maksudnya yaitu menyamakan selain Alloh dengan Alloh dalam hal cinta dan ibadah.
Contoh bentuk cinta yang syirik adalah cinta yang diberikan oleh orang-orang musyrik kepada sesembahan selain Alloh. kita bisa melihat contoh jelas seperti halnya Nyi Roro Kidul, wali-wali dan semisalnya. Orang-orang musyrik sangat mengagungkan sesembahan mereka tersebut, sehingga ada di antara mereka yang berani bersumpah dusta dengan menyebut nama Alloh namun takut bersumpah dusta jika menyebut nama sesembahan mereka tersebut. Wa iyyadzubillah…..
2. Cinta karena Alloh
Yaitu mencintai segala sesuatu yang dicintai oleh Alloh. Seperti mencintai para rosul, malaikat dan kaum mukminin. Demikian juga cinta kepada berbagai bentuk amal ketaatan seperti sholat, puasa, membaca Al Qur’an dan sebagainya. Cinta ini akan menghasilkan kebalikannya, yaitu benci karena Alloh. Contohnya membenci orang kafir, ahli maksiat dan berbagai macam amal kekafiran dan kemaksiatan. Kesempurnaan iman seseorang tidak akan terwujud tanpa adanya rasa cinta dan benci ini. Rosululloh bersabda yang artinya, “Barangsiapa mencintai seseorang karena Alloh, membenci seseorang karena Alloh dan memusuhi karena Alloh, maka sesungguhnya kecintaan dan pertolongan Alloh hanya dapat diperoleh dengan hal tersebut. Seorang hamba tidak akan merasakan nikmat iman, sekalipun banyak sholat dan puasa, sehingga bersikap demikian ” (HR Ibnu Jarir).
3. Cinta yang didasari karena kasih sayang (seperti cinta kepada orang tua, anak, orang lemah) ataupun karena naluri (seperti cinta kepada makanan, minuman, pakaian,tempat tinggal dan sebagainya). Cinta seperti ini tidak boleh diutamakan daripada cinta kepada Alloh ataupun cinta karena Alloh. Alloh berfirman yang artinya, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga).” (Ali Imran : 14). Pada ayat ini Alloh mengabarkan bahwa sesungguhnya manusia diberi naluri untuk mencintai hal-hal itu semua. Namun begitu, Alloh menjadikan rasa cinta tersebut sebagai ujian bagi setiap manusia. Apakah mereka akan mengutamakan rasa cintanya tersebut daripada ketaatan dan menggunakannya demi mencapai ridhoNya ataukah sebaliknya. Perhatikanlah firman Alloh yang artinya, “Katakanlah: “Jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNya dan dari berjihad di jalan nya, Maka tunggulah sampai Allah mendatangkan Keputusan Nya”. dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.” (At Taubah : 24). Alloh Ta’ala tidak hanya mengancam orang-orang yang mengutamakan cinta naluri dan kasih sayang mereka daripada cinta kepada Alloh dan karena Alloh dengan hukumanNya. Namun Alloh juga menyebut mereka sebagai orang-orang yang fasik, yakni orang-orang yang menyimpang dari ketaatan kepada Alloh.

Bentuk-bentuk cinta yang terlarang
Setelah mengetahui bentuk-bentuk cinta yang telah disebutkan, maka bagaimanakah bentuk-bentuk cinta yang terlarang itu ? Beberapa di antaranya adalah :
1. Mendahulukan kecintaan terhadap sesuatu apapun dibandingkan cinta kepada Alloh.
2. Mencintai orang-orang kafir.
3. Lebih mengikuti perintah, larangan ataupun ucapan orang yang dicintainya (semisal orangtua, istri atau suami dan lain sebagainya) padahal dia tahu bahwa perintah, larangan atau ucapan tersebut bertentangan dengan syariat Islam.
4. Menentang syariat yang diajarkan Rosululloh dengan ajaran nenek moyangnya ataupun adat istiadat karena fanatik terhadap nenek moyang.
5. Mencintai dunia, takut mati dan tidak mau berjihad di jalan Alloh dengan segala macam maknanya.
Ya Alloh, kami memohon kepadaMu, untuk memberikan kami rasa cinta kepadaMu, rasa cinta kepada orang-orang yang Engkau cintai dan rasa cinta kepada segala amal ketaatan yang dapat mendatangkan rasa cinta kami kepadaMu [Abu ‘Uzair Boris Tanesia].

((dikirim oleh temen sebelah))

Advertisements

10 responses »

  1. klo kata seorang trainer, cinta itu gila..tidak dinamakan cinta jika seorang tdk gila thd apa yg dicintainya..
    klo kt orang, cinta itu salhsatu pengungkapannya dgn kiriman bunga dan ikatan pacaran..
    klo kata saya, cinta itu fitrah..seperti rasa lapar ketika ingin makan…ketika rasa cinta itu tumbuh maka ungkapkanlah, lakukanlah, cintailah..
    tak harus menunggu kaya, tak harus menunggu lama, karena kita takan pernah bisa hidup tanpa cinta..
    (jangan terlalu serius ah..)
    __________
    unga : ya.. pasti kita memiliki defenisi cinta yang berbeda2..
    memang untuk hal2 tertentu cinta dengan orientasi makhluk ciptaan itu harus diseriuskan pada konsep ketuhanan.. yang memang sudah ada tulisannya dari apa2 yg dikatakan benar dan apa2 yg dikatakan salah… tring2 *kedip2
    klu cinta fitrah, itu memang lebih condong dengan rasa…. hue2, dan ini manusiawi sekali…
    (tuuuh om penulis…. katanya jan terlalu serius dengan cinta… nanti gila ha2…. )

  2. huehuehue..
    tp keknya bisa ngedit juga tuh…*klo mau…hehe
    eh unga, mo datang ga tuh kajian ust taslim? klo ya nitip rekaman kajianx yah…hehe
    __________
    unga : huuuuu… dasar !! cmiwmiewmiew…
    kajian ust taslim yagh… mau dateng, semoga waktunya bisa diatur ( wishes )

  3. huuh…berhati-hatilah dgn cinta…

    cinta itu buta,buta itu meraba-raba, meraba-raba itu gelap. nah..kalo gelap y tersesat. jgn sampe tersesat deh. maka…hati2lah dgn cinta….

    jadilah orang yg saling mencintai karena Allah….
    __________
    unga : huuhhh juga he2…

  4. yang satunya jadi kontributor aja. meski bisa login, tapi hak akses cuma nulis doang. gak bisa edit2.
    gitu kan bu?
    __________
    unga : he2…..

  5. Kok sepertinya tulisannya beda dengan pemilik blog ini ya…???
    __________
    unga : beda? tulisan sama pemilik…. apanya yg beda…
    klu pnulisnya yg beda… emg yg nulis beda akh he2

  6. assalamu’alaikum…
    btul…insyaAllah tidak ampe di tulisan aja, tapi mari bersama2 tuk realisasikan pernyataan di atas..
    moga Allah masukkan dalam gol.
    ALMUTAHAABBBIINA FILLAH…
    orang yang saling mencinta kerana Allah…

    ada janji dari Allah, yaitu berupa naungan dariNya di hari yang tiada naungan kcuali dari Allah…
    silakan silaturrahim di…

    http://uvi07.wordpress.com/
    n tak lupa comment…
    syukron…
    wassalam…
    __________
    unga : wa’alaykumsalam….
    iyah… trima kasih juga buat yg sudah masukin artikel ini…..
    jazakallah khoiran ya akh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s