Kuning, Ada Yang Mau ?

Standard

spongebob

Jangan Tanya warna kesukaan saya, bisa tiba-tiba berubah dalam hitungan detik. Terakhir kali, saya memilih warna kuning sebagai warna kesukaan. Mungkin karena seperti… seperti salah satu dari para rangers dalam film serial televisi anak jaman saya SMP “Power Rangers”.(Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu keempat).

Ranger kuning dalam film serial itu digambarkan dengan sosok remaja wanita kulit hitam yang cerdas dan aktif bernama Aisha, ia bisa berubah menjadi salah satu dari enam rangers dengan seragam berwarna kuning. Saya mungkin cerdas dan aktif tapi kulit saya tidak hitam-hitam amat. Kalau mau disamakan dengan Aisha, tentu saja saya akan menolak. Walaupun saya suka dengan tokoh Aisha dalam serial televisi itu, tapi saya tidak mau seperti Aisha yang suka pake hotpants atau tanktop.

Saya sih lebih maunya disamakan dengan Ummul Mukminin Aisha Radhiallahu Anha. Bukan saja beliau cerdas dan aktif, beliau juga sudah dijamin masuk surga.

Jadi kenapa saya memilih menyukai warna kuning? Tidak ada alasan untuk itu. Saya memilihnya secara acak. Tapi kebetulan saja setiap barang yang menarik perhatian saya akhir-akhir ini warna kuning. Misalnya saja saat ini saya tertarik membeli casing hp salah satu tokoh kartun yang identik dengan warna kuning.
Oh ya, ada sedikit cerita tentang kuning dan Spongebob ini.  Dulu waktu saya hamil anak pertama, saya pernah ngidam balon karakter tokoh ini ketika (lagi-lagi) seorang penjual balon melintas di depan saya dengan segerombol balon dagangannya.

Kalau kembali me-rewind masa itu, saya benar-benar tidak habis pikir. Saat itu saya pergi menghadiri resepsi pernikan teman. Diluar gedung tempat acara berlangsung banyak sekali penjual balon. Biasanya balon-balon karakter ini muncul setiap ada keramaian. Sasaran pasarnya tentu saja ibu-ibu yang tidak mau anaknya rewel karena terus merengek minta dibelikan balon, karena tukang balon yang begitu atraktif, hiperaktif, hiperbola mondar-mandir di depan setiap anak.

Tapi pada malam itu, ternyata saya juga terjebak bujuk rayu dan pesona balon-balon itu. Saya benar-benar menginginkan satu balon kuning bergambar salah satu tokoh kartun yang sama dengan casing hp saya saat ini. Balon Spongebob !!.

Saya merengek minta dibelikan dengan linangan air mata yang sama derasnya dengan anak-anak yang merengek sama ibu mereka. Untung saja saya bisa menguasai diri untuk tidak histeris. Ditengah kepanikan saya karena ternayata balon kuning itu laris manis dan hanya tinggal satu yang dipegang sama si abang penjual balon. Teman-teman saya bahkan suami saya menertawakan saya dengan bahagia. Akhirnya setelah puas tertawa sepuas hati mereka salah satu dari teman saya berbaik hati untuk membelikan balon itu. Sungguh Anbhar adalah orang yang baik, mungkin ini juga yang menjadi alasan kenapa #Zahra, anak pertama saya begitu memfavoritkan anbhar dan segala gadjetnya.

Dan malam itupun saya lalui dengan kebahagian memegang balon gas Spogebob di boncengan suami saya sepanjang perjalanan ke rumah. Mustahil untuk saya lakukan saat ini.

Lalu kenapa kuning? Sekali lagi saya tidak bisa memprediksi apa warna kesukaan saya. Setelah sebelumnya saya pernah menyukai warna orange, ungu, hijau, bahkan pink,  warna yang tidak ada dalam list ketika saya memilihkan baju untuk anak-anak saya.
Lalu apa warna favorit saya ( selanjutnya )? Nanti dilihat, karena ia berubah sesuai suasana hati sepertinya :D.

Advertisements

4 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s